Tampilkan postingan dengan label berita lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita lokal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2011

Hiii.. Minum Air Got Kian Jadi Tren

0


Headline
TEXAS - Kekeringan di barat Amerika Serikat (AS) membuat banyak kota di negera adidaya itu mengikuti tren meminum air got. Hal ini seperti ‘menyalurkan toilet ke keran rumah’.
Big Spring, Texas, AS, membangun pengilangan air limbah menjadi air minum senilai US$13 juta (Rp111 miliar) pada awal tahun depan. Pengilangan ini akan menghasilkan 7.570.823 liter air minum sehari dari air limbah rumah tangga.
Menurut para ahli, pengilangan semacam ini bukanlah hal baru. “Pengilangan ini sangat alami dan menjadi solusi efektif ketika tak ada sumber daya lain tersedia,” ujar profesor teknik sipil dan lingkungan David Sedlak di University of California, Berkeley.
"Kami mengakui populasi Negara ini bergerak ke barat dan seiring perubahan iklim terus berlanjut mengurangi pasokan air, hal ini akan menjadi masalah yang makin penting," lanjutnya.
Pengilangan Texas akan menyediakan air minum Big Spring dan tiga komunitas terdekat, Stanton, Midland dan Odessa.
“Hal ini membuat kita bisa menggunakan 100% air yang ada,” ujar GM Colorado River Municipal Water District John Grant.
Menurutnya seperti dikutip UPI, repon warga pada air ini mulai dari ‘saya tak akan minum air ini’ hingga ‘mengapa tak melakukan hal ini lebih cepat?’ [mor]

Read more

Selasa, 23 Agustus 2011

Inilah Tayangan Tv Bermasalah Saat Bulan Ramadhan

0

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Dadang Rahmat Hidayat mengungkapkan setidaknya ada lima tayangan yang selama Ramadan paling banyak diadukan masyarakat. Meski begitu, KPI mencatat ada total 107 keluhan datang lewat surat, e-mail, hingga pesan pendek.



Pertama, masyarakat paling sering mengadukan adanya tayangan azan magrib yang menampilkan iklan. "Iklan sambil azan membingungkan," kata Dadang, Senin, 22 Agustus 2011.

Ditambahkan Nina Armando, Wakil Ketua KPI, surat masyarakat menyatakan tayangan iklan saat azan mencampuradukan format isi siaran. Jadi, timbul ketidakpastian atas format isi siaran tersebut.

Hal ini, kata Nina, juga tidak sesuai dengan panduan Pedoman Perilaku Penyiaran Standar Program Siaran KPI. Dalam panduan tersebut dinyatakan bahwa suatu siaran harus menunjukkan penghormatan terhadap nilai dan ajaran agama. Solusinya, "Kan bisa sebelum atau sesudah azan," ujar dia.

KPI telah memberi imbauan dan peringatan kepada sejumlah stasiun TV yang menayangkan iklan dalam azan. Stasiun TV yang dimaksud adalah TVOne, TransTV, SCTV, dan Global TV. !"TVOne paling banyak diadukan," ujar Nina.!

Namun kebanyakan mereka bergeming. TransTV, misalnya, tidak hirau terhadap peringatan itu. "Setelah peringatan tidak berubah," kata Nina. Sebaliknya, SCTV merespons peringatan KPI dengan menghilangkan iklan dalam azan.

Mengenai hal ini, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrarur Niam mengatakan butuh kajian lebih dalam. Sebab keberadaan iklan tidak terkait langsung dengan keabsahan pelaksanaan azan. Ia menganalogikan, "Buku keagamaan yang di belakangnya ada cover iklan. Ini perlu dikaji lagi."

Kedua adalah tayangan Saatnya Kita Sahur. Acara TransTV ini disebut KPI menyuguhkan lawakan yang merendahkan. Hal itu, kata Nina, terlihat dari ejekan Olga Syahputra kepada tokoh komedian lain di dalamnya, Minus, yang berasal dari Papua dan berwarna kulit gelap. "Kami apresiasi teman dari Papua ditampilkan di situ untuk keragaman. Tapi tidak untuk menjadi bahan olokan,!" ucap Nina.

Ketiga adalah acara Sahur Semua Sahuuur. Program siaran RCTI ini dipandang menampilkan lawakan yang tidak pantas. Misalnya, olok-olok Komeng kepada kondisi fisik Ucok Baba yang mungil. Asrarur menanggapi, "Tentang aspek hujatan, makian,! pendirian MUI sudah jelas (melarang)."

Keempat, Pemilihan Dai Cilik (Pildacil). Menurut Nina, masyarakat menyayangkan jam tayang Pildacil yang melewati waktu salat. "Jam tayang Pildacil saat salat tarawih," ujar dia. "Make-up pengisi acaranya juga kan enggak boleh rusak. Karena itu, hampir bisa dipastikan mereka tidak ibadah," katanya lagi.!

Peringkat kelima ditempati iklan oli Top 1 Action Matic. Iklan ini dinilai menampilkan gambar perempuan yang tidak layak tayang. Aksi perempuan dalam iklan juga dianggap tidak berhubungan dengan produk Top 1 sendiri.!

Read more

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting