Tampilkan postingan dengan label berita dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita dunia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Agustus 2011

Iklan Israel Promosikan Tabrak Bocah Palestina

0

 
Sungguh brutal, sebuah iklan mobil Jepang di Israel mempromosikan aksi tabrak lari terhadap anak-anak Palestina.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Xinhua, iklan komersial yang diterbitkan dealer Subaru di Israel itu, menampilkan adegan foto tahun lalu, ketika seorang pemukim Israel menyerang dua anak Palestina dengan mobilnya di kawasan permukiman Silwan, Yerusalem Timur.

Tak hanya itu saja, iklan mobil Subaru itu juga memasang ungkapan bernada provokatif dalam bahasa Ibrani di sudut kanan gambar, berbunyi: "Kita akan lihat siapa yang dapat bertahan menghadapimu."

Menanggapi iklan tersebut Otoritas Ramallah pimpinan Mahmud Abbas menyebut promosi tindakan agresif itu sebagai iklan kotor dan ajakan terbuka untuk menabrak anak-anak Palestina hingga terbunuh.

Sebagaimana diketahui, October 2010 lalu, tiga bocah Palestina di kawasan Silwan, Al-Quds (Yerusalem) yang dijajah, ditabrak pemukim Yahudi dengan sengaja. Ketiga anak tadi dalam perjalanan pulang sesudah shalat Jumat.

Akibat ditabrak secara kejam oleh Zionis, ketiga bocah itu kemudian dibawa ke rumah sakit oleh warga setempat. Dua dari tiga anak itu diketahui namanya: Imran Manshur dan Iyyad Ghaits, masing-masing berumur 10 tahun.

Imran diketahui luka-luka di kepala, wajah dan bagian lain tubuhnya, dan dilarikan ke Rumah Sakit Al-Maqashid.

Paltimes melaporkan bahwa pemukim Yahudi yang menabrak anak-anak Palestina itu adalah David Bari, direktur yayasan Al 'Ad, sebuah lembaga milik para pemukim Yahudi. Sumber-sumber setempat mengatakan bahwa David Bari adalah pemuka tertinggi pemukim Yahudi di kawasan Silwan. Kini, dua anak Palestina tersebut menderita patah kaki.

Baitul Maqdis Timur merupakan bagian dari wilayah Palestina, yang diduduki Tel Aviv pada tahun 1967.

 
Foto Insiden terjadi yang dibuat untuk iklan mobil subaru

Read more

Rabu, 17 Agustus 2011

Warga Kristiani Lindungin Warga Muslim Saat Sedang Solat

0


Gan,ane terharu  ngeliat warga negara mesir yang Kristiani ngelindungin warga negara mesir Islam yg sedang sholat


kesimpulannya : Walaupun kita berbeda agama kita harus saling membantu dalam keadaan suka maupun duka dan kita harus hormat sesama agama

Read more

Senin, 15 Agustus 2011

Miris 'Demi Dalai Lama'Seorang Biksu Tibet Nekat Bakar Diri Hingga Tewas

0

IkadaNews - Aksi biksu ini termasuk nekat. Demi menyuarakan protes agar Dalai Lama bisa kembali ke Tibet, seorang biksu rela membunuh dirinya dengan cara membakar diri.

Aksi ini menyusul tingginya tindakan pengorbanan yang dilakukan para biksu di Provinsi Sichuan, Cina Barat Daya.

Biarawan itu berusia 29 tahun. Ia nekat membakar dirinya di sebuah biara di Tawu. Jelas saja aksi bakar diri ini memicu ketegangan baru bagi etnis Tibet di Sichuan. Pada bulan Maret lalu juga seorang biarawan Tibet juga membakar dirinya sendiri sampai mati.

"Tsewang Norbu minum bensin, bensin lalu disemprotkan pada dirinya sendiri dan kemudian dia membakar dirinya sendiri di atas api," kata organisasi Free Tibet di London mengutip seorang saksi yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip dari theguardian.co.uk, Selasa (16/8/2011).

"Dia terdengar memanggil kami orang Tibet menginginkan kebebasan, panjang umur Dalai Lama dan Biarkan Dalai Lama kembali ke Tibet". Dia diyakini telah meninggal di tempat kejadian," kata kelompok itu.

Kantor berita resmi Cina, Xinhua juga membenarkan berita kematian biarawan itu. Tawu, yang dikenal sebagai Daofu dalam bahasa Cina merupakan bagian yang sebagian besar adalah etnis Tibet, Sichuan.

Pada bulan Maret 2008, aksi protes di Tibet yang dipimpin oleh para biksu di Lhasa, ibukota Daerah Otonomi Tibet, direspon keras polisi sehingga berubah menjadi kekerasan. Perusuh membakar toko dan memprovokasi warga Cina Han. Kerusuhan lalu tumpah ke bagian lain Tibet etnis Cina, termasuk bagian barat pegunungan Sichuan.

Otoritas di Beijing telah berulang kali menuduh Dalai Lama menjadi seorang separatis yang telah bersekongkol dengan kekerasan. Cina menolak tuduhan telah menindas Tibet. Cina harus mengatakan pemerintahannya telah membeli manfaat besar.

Pasukan keamanan pernah menahan 300 biksu Tibet di Cina barat selama sebulan. Hal ini menyusul aksi bakar diri yang terjadi pada seorang biksu. "Berita hari ini memperlihatkan bagaimana beberapa orang Tibet merasa putus asa," kata Stephanie Brigden, Direktur Free Tibet.

Read more

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting